Kylian Mbappé kembali menjadi sorotan di media sosial. Kali ini bukan karena performanya bersama Real Madrid maupun persiapannya menghadapi persaingan Ballon d'Or, melainkan sebuah video yang memperlihatkan dirinya seolah-olah sedang menjalani wawancara sambil berendam di dalam bak mandi.

Video tersebut sempat membuat banyak pengguna media sosial percaya bahwa Mbappé benar-benar melakukan wawancara dengan format yang tidak biasa. Dalam rekaman itu, penyerang Real Madrid tersebut tampak berada di dalam sebuah bak mandi bersama kreator konten asal Prancis, Jeremstar.

Namun, ada fakta penting di balik video yang viral tersebut.

Rekaman itu ternyata bukan dokumentasi wawancara sungguhan. Video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Kualitas rekayasa digital yang digunakan cukup tinggi sehingga video terlihat meyakinkan. Bahkan, jutaan pengguna media sosial sempat menganggap adegan tersebut sebagai kejadian nyata.

Video Viral Tembus Jutaan Penayangan

Video yang menampilkan Mbappé di dalam bak mandi beredar luas di platform X. Berdasarkan laporan sejumlah media Spanyol, rekaman tersebut telah memperoleh lebih dari sembilan juta penayangan.

Kemunculannya juga terjadi pada waktu yang membuat video semakin mudah dipercaya.

Mbappé memang sedang berada dalam periode dengan sorotan media yang sangat tinggi. Pemain asal Prancis tersebut menjadi salah satu nama yang banyak dibicarakan dalam kaitannya dengan Ballon d'Or.

Dalam beberapa pekan terakhir, Mbappé juga menjalani sejumlah wawancara nyata dengan berbagai media. Kondisi tersebut membuat kemunculan video palsu dengan format wawancara terlihat masuk akal bagi sebagian pengguna media sosial.

Namun, setelah ditelusuri, tidak ditemukan bukti bahwa Mbappé pernah datang dan menjalani wawancara seperti yang terlihat dalam video.

Media Spanyol El Desmarque menyebut video tersebut sebagai wawancara palsu yang dibuat menggunakan AI. Media tersebut juga menegaskan bahwa kanal maupun akun media sosial Jeremstar tidak menunjukkan adanya wawancara dengan Mbappé dalam format tersebut.

Menggunakan Format Wawancara Khas Jeremstar

Salah satu alasan video tersebut terlihat meyakinkan adalah karena latar yang digunakan bukan sesuatu yang sepenuhnya asing.

Jeremstar memang dikenal sebagai kreator konten asal Prancis yang memiliki format wawancara unik. Dalam program yang dikenal dengan nama "Le Bain de Jeremstar", para tamu diwawancarai sambil berada di dalam bak mandi.

Format tersebut menjadi ciri khas Jeremstar.

Karena itu, ketika teknologi AI menempatkan sosok yang menyerupai Mbappé ke dalam format tersebut, hasilnya terlihat seperti sebuah episode yang benar-benar pernah diproduksi.

Dalam video yang beredar, wajah dan penampilan Mbappé dibuat sedemikian rupa sehingga sekilas sulit bagi penonton untuk langsung menyadari bahwa rekaman tersebut merupakan hasil manipulasi digital.

Kondisi itu menjadi contoh bagaimana teknologi generatif dapat digunakan untuk membuat video dengan tokoh publik seolah-olah sedang melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi.

Tidak Ada Bukti Mbappé Bertemu Jeremstar

Setelah video tersebut menjadi viral, pemeriksaan terhadap sumber-sumber resmi Jeremstar menjadi salah satu cara untuk mengetahui keasliannya.

Hasil penelusuran menunjukkan tidak terdapat dokumentasi mengenai pertemuan antara Jeremstar dan Mbappé untuk wawancara di dalam bak mandi tersebut.

Media Mundo Deportivo juga melaporkan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan. Laporan itu menyebut video telah menipu banyak pengguna media sosial dan memperoleh lebih dari sembilan juta penayangan di X.

Dengan demikian, adegan Mbappé berada di dalam bak mandi bukanlah bagian dari aktivitas media sang pemain.

Tidak ada pula keterangan resmi dari Mbappé yang menunjukkan bahwa dirinya pernah mengikuti wawancara dengan Jeremstar menggunakan format tersebut.

Mengapa Banyak Orang Bisa Tertipu?

Perkembangan teknologi AI membuat video palsu semakin sulit dibedakan dari rekaman asli hanya dengan melihat sekilas.

Dalam kasus Mbappé, faktor lain ikut memperkuat kesan bahwa video tersebut nyata.

Pertama, wajah pemain Real Madrid itu sudah sangat dikenal publik. Kedua, Mbappé memang tengah aktif menjalani berbagai wawancara. Ketiga, format wawancara Jeremstar benar-benar ada sehingga latar dan konsep video tidak terlihat sepenuhnya asing.

Gabungan ketiga faktor tersebut membuat video hasil manipulasi menjadi lebih mudah dipercaya.

Media El Gráfico juga mencatat bahwa kualitas montase tersebut cukup baik hingga mampu membuat banyak pengguna menganggap Mbappé benar-benar berada di dalam bak mandi. Padahal, setelah ditelusuri, wawancara tersebut tidak pernah berlangsung.

Situasi ini menunjukkan tantangan baru yang muncul seiring berkembangnya teknologi AI. Video dengan wajah tokoh terkenal dapat dibuat untuk menampilkan situasi yang sama sekali tidak pernah terjadi.

Mbappé Memang Sedang Rajin Wawancara

Konteks aktivitas Mbappé belakangan ini juga menjadi bagian penting dari viralnya video tersebut.

Penyerang Prancis itu memang tengah memberikan sejumlah wawancara kepada media. Salah satunya adalah wawancara eksklusif dengan AS yang berlangsung di pusat latihan Real Madrid.

Dalam wawancara tersebut, Mbappé membicarakan berbagai topik, termasuk perjalanan kariernya di Real Madrid, Ballon d'Or, Lamine Yamal, Barcelona, Jose Mourinho, hingga persaingan di Madrid. Wawancara tersebut benar-benar berlangsung dan dilakukan di fasilitas latihan Real Madrid.

Kehadiran wawancara asli tersebut membuat video palsu yang beredar semakin mudah dikaitkan dengan kondisi nyata.

Padahal, dua hal tersebut sama sekali berbeda.

Mbappé memang menjalani wawancara dengan media dalam beberapa waktu terakhir, tetapi tidak ada bukti bahwa dirinya pernah diwawancarai Jeremstar sambil berendam di dalam bak mandi.

Bukan Pertama Kali AI Membuat Video Tokoh Terkenal

Kasus tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk membuat konten yang terlihat seperti rekaman autentik.

Jika sebelumnya manipulasi video sering kali dapat dikenali melalui kualitas gambar yang buruk atau gerakan wajah yang tidak alami, teknologi AI generatif kini mampu menghasilkan visual yang jauh lebih realistis.

Dalam kasus Mbappé, viralnya video bukan disebabkan oleh pernyataan kontroversial dari sang pemain. Justru, perhatian muncul karena sebuah rekaman palsu berhasil menciptakan situasi yang tidak biasa dan kemudian menyebar dengan cepat.

Karena itu, video yang beredar tidak dapat digunakan sebagai bukti bahwa Mbappé pernah melakukan wawancara tersebut.

Hingga kini, fakta yang dapat dipastikan adalah Mbappé memang aktif menjalani berbagai wawancara menjelang periode penting dalam kariernya bersama Real Madrid. Namun, adegan dirinya berendam sambil diwawancarai Jeremstar merupakan rekayasa digital berbasis AI.

Fenomena tersebut menjadi pengingat bahwa popularitas seorang pemain sepak bola tidak hanya membuat aktivitas aslinya mendapat perhatian, tetapi juga membuat sosoknya mudah dimanfaatkan dalam konten digital yang belum tentu sesuai kenyataan.

Dalam kasus video bak mandi ini, pemeriksaan terhadap sumber asli menjadi kunci. Video yang terlihat meyakinkan di media sosial tetap perlu diverifikasi sebelum dianggap sebagai rekaman kejadian sebenarnya.