Juventus harus kembali memutar otak untuk mengatasi persoalan di sektor penjaga gawang. Cedera serius yang dialami Kamil Grabara membuat klub asal Turin itu kehilangan salah satu opsi penting di bawah mistar hingga berpotensi akhir musim.

Grabara mengalami cedera anterior cruciate ligament atau ACL pada lutut kanannya dalam sesi latihan pada Sabtu, 19 September 2026. Cedera tersebut datang hanya beberapa hari setelah sang kiper mencatatkan penampilan mengesankan dalam debutnya bersama Juventus di Liga Europa.

Situasi tersebut membuat Juventus kini hanya memiliki Guglielmo Vicario dan Carlo Pinsoglio sebagai opsi senior di posisi penjaga gawang. Klub pun mulai mempertimbangkan perekrutan kiper baru yang tersedia tanpa klub alias berstatus bebas transfer.

Salah satu nama yang muncul paling kuat adalah Neto.

Kiper asal Brasil tersebut bukan sosok asing bagi Juventus. Neto pernah menjadi bagian dari skuad Bianconeri pada periode 2015 hingga 2017 dan kini kembali masuk radar klub setelah berstatus bebas transfer.

Grabara Cedera Setelah Tampil Impresif

Cedera Grabara menjadi pukulan cukup besar bagi Juventus karena pemain asal Polandia itu baru didatangkan pada musim panas 2026.

Grabara bergabung dari Wolfsburg dengan status pinjaman hingga Juni 2027. Juventus mendapatkan opsi untuk mempermanenkan sang kiper pada akhir masa peminjaman.

Kiper berusia 27 tahun tersebut awalnya didatangkan untuk menjadi salah satu pilihan utama di bawah mistar setelah Juventus melakukan perubahan besar di posisi penjaga gawang.

Grabara kemudian mendapat kesempatan tampil di Liga Europa menghadapi NEC Nijmegen.

Kesempatan tersebut dimanfaatkannya dengan sangat baik. Grabara membantu Juventus menang telak 5-0 sekaligus mencatatkan clean sheet. Ia bahkan ikut terlibat dalam proses terciptanya gol pertama Juventus melalui sebuah assist.

Penampilan tersebut mendapat pujian dari pelatih Luciano Spalletti.

Spalletti menyoroti ketenangan Grabara ketika menguasai bola dan kemampuannya menggunakan kaki. Sang pelatih melihat kualitas tersebut sebagai salah satu aspek penting dalam permainan penjaga gawang modern.

Namun, beberapa hari kemudian situasi berubah drastis.

Grabara mengalami cedera ACL pada lutut kanannya ketika menjalani latihan. Juventus mengonfirmasi bahwa sang pemain harus menjalani konsultasi ortopedi untuk menentukan penanganan selanjutnya.

Cedera ACL pada umumnya membutuhkan proses pemulihan berbulan-bulan. Laporan di Italia bahkan menyebut Grabara berpotensi absen hingga 2027.

Juventus Kehilangan Pelapis Vicario

Cedera Grabara membuat komposisi penjaga gawang Juventus kembali bermasalah.

Vicario merupakan salah satu penjaga gawang yang didatangkan Juventus pada musim panas. Ia diproyeksikan sebagai salah satu pilihan utama setelah klub melakukan perubahan di posisi tersebut.

Grabara kemudian dipersiapkan sebagai pelapis sekaligus alternatif penting.

Dengan Grabara masuk ruang perawatan, Juventus kini harus memastikan Vicario tidak menjadi satu-satunya kiper senior yang tersedia secara reguler.

Carlo Pinsoglio memang masih berada di skuad.

Namun, pengalaman Pinsoglio sebagai kiper Juventus lebih banyak berada di posisi pelapis. Dalam sembilan tahun terakhir, ia hanya mencatat enam penampilan bersama tim utama, sehingga Juventus disebut tidak ingin menjadikan dirinya sebagai satu-satunya alternatif bagi Vicario.

Kondisi tersebut mendorong Juventus mencari solusi cepat.

Karena bursa transfer reguler telah ditutup, klub harus melihat pasar pemain tanpa klub atau mempromosikan penjaga gawang dari tim muda.

Neto Muncul sebagai Opsi

Salah satu nama yang kini mencuat adalah Neto.

Kiper Brasil tersebut memiliki pengalaman panjang di sepak bola Italia dan pernah menjadi bagian dari Juventus.

Neto bergabung dengan Juventus pada 2015 setelah meninggalkan Fiorentina. Selama berada di Turin, ia berperan sebagai pelapis Gianluigi Buffon.

Pada periode tersebut, Neto tetap mendapatkan kesempatan bermain dalam sejumlah pertandingan, terutama ketika Juventus melakukan rotasi.

Ia juga menjadi bagian dari skuad yang meraih sejumlah gelar bersama Juventus.

Setelah meninggalkan Turin pada 2017, Neto melanjutkan kariernya ke Valencia, Barcelona, Bournemouth, dan kemudian klub lain sebelum kembali tersedia di pasar pemain bebas.

Kini, pengalaman tersebut membuat Neto dipandang sebagai opsi yang relatif aman apabila Juventus membutuhkan penjaga gawang berpengalaman dalam waktu singkat.

Laporan Goal menyebut kontak antara Juventus dan Neto terus berlangsung. Klub Turin tersebut bahkan dikabarkan menjadikan kiper Brasil itu sebagai salah satu pilihan utama untuk menggantikan peran Grabara sebagai pelapis Vicario.

Pernah Berada di Lingkungan Juventus

Neto bukan hanya memiliki pengalaman bermain di Serie A.

Ia juga sudah memahami lingkungan Juventus.

Hal tersebut dapat menjadi keuntungan jika klub benar-benar memutuskan untuk membawanya kembali ke Turin. Neto tidak perlu beradaptasi dengan sepak bola Italia untuk pertama kalinya dan sudah mengetahui tekanan yang melekat pada klub sebesar Juventus.

Pengalaman sebagai kiper pelapis juga membuat profil Neto cukup sesuai dengan kebutuhan Juventus saat ini.

Klub tidak sedang mencari pemain yang harus langsung menjadi pilihan utama. Juventus lebih membutuhkan penjaga gawang berpengalaman yang mampu memberikan perlindungan kepada Vicario selama Grabara menjalani proses pemulihan.

Dengan demikian, perekrutan Neto akan menjadi solusi jangka pendek.

Nama Lain Juga Dipertimbangkan

Neto bukan satu-satunya kiper yang masuk pertimbangan Juventus.

Sergio Rico juga disebut menjadi salah satu kandidat. Kiper asal Spanyol tersebut saat ini berstatus tanpa klub setelah meninggalkan Al Gharafa pada Juli 2026.

Menurut laporan AS, Juventus telah melakukan kontak dengan Sergio Rico. Klub Turin tersebut juga mempertimbangkan beberapa nama berpengalaman lain, termasuk Jasper Cillessen dan Neto.

Situasi ini memperlihatkan bahwa Juventus belum sepenuhnya menentukan keputusan.

Klub harus mempertimbangkan sejumlah faktor sebelum memilih kiper baru, mulai dari pengalaman, kondisi fisik, kesiapan untuk langsung bermain, hingga kemungkinan durasi kontrak.

Faktor finansial juga menjadi pertimbangan.

Dengan memilih pemain bebas transfer, Juventus tidak perlu mengeluarkan biaya transfer seperti ketika mendatangkan Grabara dari Wolfsburg. Klub hanya perlu menegosiasikan kontrak dan memenuhi biaya terkait perekrutan pemain.

Alternatif dari Tim Muda

Juventus juga masih memiliki pilihan lain.

Klub dapat mempromosikan Riccardo Radu dari tim Next Gen.

Radu merupakan penjaga gawang yang sudah berada dalam lingkungan Juventus dan dapat menjadi opsi internal apabila klub memutuskan tidak merekrut pemain baru.

Strategi tersebut akan lebih sederhana dari sisi administrasi, tetapi membawa konsekuensi tersendiri karena Juventus harus memberikan tanggung jawab kepada penjaga gawang yang belum memiliki pengalaman sebanyak Neto atau Sergio Rico.

Keputusan tersebut akan sangat bergantung pada perkiraan durasi absennya Grabara.

Jika cedera sang pemain benar-benar membuatnya absen hingga sebagian besar musim, Juventus memiliki alasan lebih kuat untuk mendatangkan kiper berpengalaman.

Sebaliknya, jika klub merasa Vicario dan Pinsoglio cukup untuk menutup kebutuhan sementara, promosi Radu dapat menjadi solusi.

Juventus Harus Bergerak Cepat

Cedera Grabara menjadi masalah baru dalam musim Juventus yang sudah diwarnai sejumlah persoalan kebugaran pemain.

Di posisi penjaga gawang, kehilangan satu pemain saja memiliki dampak besar karena jumlah pemain yang tersedia memang terbatas.

Juventus tidak ingin mengambil risiko berlebihan dengan hanya mengandalkan satu kiper utama dan satu pelapis yang minim menit bermain.

Karena itu, perekrutan pemain bebas transfer menjadi pilihan yang masuk akal.

Neto memiliki satu keuntungan tambahan: ia mengenal Juventus dan sepak bola Italia.

Jika kesepakatan berhasil dicapai, kepulangannya ke Turin akan menjadi cerita menarik. Hampir satu dekade setelah meninggalkan Juventus, kiper Brasil itu berpeluang kembali ke klub yang pernah dibelanya.

Sementara itu, bagi Juventus, kedatangan Neto dapat menjadi solusi darurat setelah cedera Grabara.

Situasinya berbeda dengan rencana awal musim ketika Juventus membangun komposisi penjaga gawang secara bertahap. Kini klub harus bergerak di luar rencana karena cedera ACL Grabara datang secara tiba-tiba.

Juventus memiliki beberapa pilihan di meja.

Neto menawarkan pengalaman dan pengetahuan terhadap klub. Sergio Rico memiliki pengalaman di Serie A dan kompetisi Eropa, sedangkan promosi Radu memberikan solusi internal tanpa mendatangkan pemain baru.

Keputusan akhir akan bergantung pada evaluasi Juventus terhadap kondisi Grabara dan kebutuhan tim dalam beberapa bulan ke depan.

Yang jelas, cedera serius Grabara membuat Juventus kembali harus mencari penjaga gawang. Dan kali ini, solusi yang dipertimbangkan adalah kiper berpengalaman yang bisa didatangkan tanpa biaya transfer.